#todayinhistory Instagram Photos & Videos

todayinhistory - 78.2k posts

Top Posts

  • Pertempuran Paling Penting Sepanjang Sejarah Manusia

#TodayinHistory Menurut kamu, apa pertempuran paling penting yang menentukan hancur atau selamatnya manusia di bumi? Sebenarnya bukan perang dunia I ataupun II, bukan juga perang panjang antara Amerika dan Inggris, bukan juga perang dagang antara AS dan China.

Ada satu pertempuran yang kisahnya abadi dalam Al Qur'an dan dinamakan sebagai "Yaum Al Furqan", hari yang membedakan antara Al Haqq dan Al Bathil. Pertempuran yang di sana Nabimu ﷺ jadi pemeran utamanya, dan dengan penuh pengharapan, beliau ﷺ mengangkat tangannya tinggi-tinggi, sampai kain burdahnya terjatuh dari pundaknya.

Dalam fase kritis dan mencekam itu, Rasulullah ﷺ berdoa penuh ketundukan...
.
"اللهم إن تهلك هذه العصابة فلن تعبد في الأرض أبداً"
.
"Ya Allah, jikalau Engkau tidak menangkan pasukan ini (Muslimin), maka Engkau tak akan lagi disembah di bumi ini selamanya."
.
Doa bermakna amat dalam. Sangat serius. Sangat kritis, diucapkan oleh manusia paling taat pada Allah, di tengah generasi terbaik yang memperjuangkan kebenaran, melawan generasi yang dalam hatinya ada bara api keangkuhan untuk melumatkan Islam selama-lamanya.

Pertempuran Badar, 17 Ramadhan tahun 2 Hijriah, bertepatan dengan 13 Maret 624 Masehi. Antara 1000 musyrikin lengkap dengan persenjataannya, melawan Kaum Muslimin Anshar dan Muhajirin yang hanya berjumlah 300 orang ditambah belasan.

Yang banyak dari kita tak tahu adalah, saat itu Kaum Muslimin sebenarnya sama sekali tak mengira bahwa mereka akan bertempur dengan pasukan besar, sebab rencana awalnya adalah hanya untuk menghadang Kafilah dagang Abu Sufyan dari Syam.

Bagaimana jika kamu ada di sana? Yang kamu tahu, kamu hanya akan menghadang Kafilah dagang, tapi di hari itu ternyata ada 1000 laki-laki kuat bersenjata lengkap dan berkuda ganas siap untuk menghancurkanmu. Itulah yang membuat kemenangan Badar menjadi sangat spektakuler.

Badar menentukan arah sejarah manusia. Jika Kaum Muslimin kalah di pertempuran itu, bisa jadi memang akan punahlah risalah Islam sebelum ia sampai padamu. Namun Allah Maharaja, Mahahebat, dan dengan mudahnya memenangkan hamba-hambaNya yang menolong agama-Nya.
.
(Lanjut ke komentar)
  • Pertempuran Paling Penting Sepanjang Sejarah Manusia

    #TodayinHistory Menurut kamu, apa pertempuran paling penting yang menentukan hancur atau selamatnya manusia di bumi? Sebenarnya bukan perang dunia I ataupun II, bukan juga perang panjang antara Amerika dan Inggris, bukan juga perang dagang antara AS dan China.

    Ada satu pertempuran yang kisahnya abadi dalam Al Qur'an dan dinamakan sebagai "Yaum Al Furqan", hari yang membedakan antara Al Haqq dan Al Bathil. Pertempuran yang di sana Nabimu ﷺ jadi pemeran utamanya, dan dengan penuh pengharapan, beliau ﷺ mengangkat tangannya tinggi-tinggi, sampai kain burdahnya terjatuh dari pundaknya.

    Dalam fase kritis dan mencekam itu, Rasulullah ﷺ berdoa penuh ketundukan...
    .
    "اللهم إن تهلك هذه العصابة فلن تعبد في الأرض أبداً"
    .
    "Ya Allah, jikalau Engkau tidak menangkan pasukan ini (Muslimin), maka Engkau tak akan lagi disembah di bumi ini selamanya."
    .
    Doa bermakna amat dalam. Sangat serius. Sangat kritis, diucapkan oleh manusia paling taat pada Allah, di tengah generasi terbaik yang memperjuangkan kebenaran, melawan generasi yang dalam hatinya ada bara api keangkuhan untuk melumatkan Islam selama-lamanya.

    Pertempuran Badar, 17 Ramadhan tahun 2 Hijriah, bertepatan dengan 13 Maret 624 Masehi. Antara 1000 musyrikin lengkap dengan persenjataannya, melawan Kaum Muslimin Anshar dan Muhajirin yang hanya berjumlah 300 orang ditambah belasan.

    Yang banyak dari kita tak tahu adalah, saat itu Kaum Muslimin sebenarnya sama sekali tak mengira bahwa mereka akan bertempur dengan pasukan besar, sebab rencana awalnya adalah hanya untuk menghadang Kafilah dagang Abu Sufyan dari Syam.

    Bagaimana jika kamu ada di sana? Yang kamu tahu, kamu hanya akan menghadang Kafilah dagang, tapi di hari itu ternyata ada 1000 laki-laki kuat bersenjata lengkap dan berkuda ganas siap untuk menghancurkanmu. Itulah yang membuat kemenangan Badar menjadi sangat spektakuler.

    Badar menentukan arah sejarah manusia. Jika Kaum Muslimin kalah di pertempuran itu, bisa jadi memang akan punahlah risalah Islam sebelum ia sampai padamu. Namun Allah Maharaja, Mahahebat, dan dengan mudahnya memenangkan hamba-hambaNya yang menolong agama-Nya.
    .
    (Lanjut ke komentar)
  • 2,635 30 13 March, 2019

Latest Instagram Posts

  • On this day, Jay-Z’s 6th album, “The Blueprint”  is being inducted into the National Recording Registry of the @librarycongress. Jay-Z has been a staple in the rap game for a longtime now, and keeps pushing it forward with everything that he’s done in & out of the music industry. Some of our favorite tracks from The Blueprint are tracks like “Never Change”, “Song Cry”, & “Renegade”. Swipe left to hear some of the best songs off of The Blueprint❗️🥶
  • On this day, Jay-Z’s 6th album, “The Blueprint” is being inducted into the National Recording Registry of the @librarycongress. Jay-Z has been a staple in the rap game for a longtime now, and keeps pushing it forward with everything that he’s done in & out of the music industry. Some of our favorite tracks from The Blueprint are tracks like “Never Change”, “Song Cry”, & “Renegade”. Swipe left to hear some of the best songs off of The Blueprint❗️🥶
  • 11 1 22 minutes ago
  • Today is the day that Uncle Tom’s Cabin was published. We want to celebrate amazing female authors who have been marching to the beat of their own drum!
Best selling book in 19th Century: Uncle Tom’s Cabin was published on March 20, 1852. It was the best-selling book of the 19th century. Harriet Beecher Stowe’s book reached millions and it became influential in the United States and Great Britain. It energized anti-slavery forces in the American North but provoked widespread anger in the South. Uncle Tom’s Cabin depicts the harsh conditions for enslaved African Americans.

Best selling book of all times: JK Rowling is the author of a magical universe. Harry Potter is the best selling book series that has been translated into more than 80 languages. It’s sold more than 500 million copies worldwide. According to CNN Money, Harry Potter is a global brand worth an estimated $25 billion dollars.

Queen of a genre: Dame Agatha Christie is also known as the “queen of crime”. She wrote 66 detective novels and 14 short story collections. Most of her books revolve around fictional detectives, Hercule Poirot, and Miss Marple. She’s known for writing the world’s longest running play, a murder mystery, The Mousetrap. It premiered on November 25, 1952. It’s still running after more than 27,000 performances. According to the Guinness World Records, Christie is the best-selling novelist of all time. Furthermore, Unesco’s Index Translationum states that she remains the most translated individual author. “And then there were none” is Christie’s best selling book and the world’s best-selling mystery ever.

Most novels published in history: Equally important, Barbara Cartland is a best-selling author who broke records for having the most novels published in a single year, in 1976. She wrote 723 novels and sold over one billion copies. They were translated into 38 languages.

Best selling author according to NYT: Last but not least, Delia Owens has been holding the coveted #1 New York Times bestselling position for her book “Where the crawdads sing” for the past 26 weeks. 📚 
#TodayInHistory #authors #bestseller #book #jkrowling #agathachristie #nyt
  • Today is the day that Uncle Tom’s Cabin was published. We want to celebrate amazing female authors who have been marching to the beat of their own drum!
    Best selling book in 19th Century: Uncle Tom’s Cabin was published on March 20, 1852. It was the best-selling book of the 19th century. Harriet Beecher Stowe’s book reached millions and it became influential in the United States and Great Britain. It energized anti-slavery forces in the American North but provoked widespread anger in the South. Uncle Tom’s Cabin depicts the harsh conditions for enslaved African Americans.

    Best selling book of all times: JK Rowling is the author of a magical universe. Harry Potter is the best selling book series that has been translated into more than 80 languages. It’s sold more than 500 million copies worldwide. According to CNN Money, Harry Potter is a global brand worth an estimated $25 billion dollars.

    Queen of a genre: Dame Agatha Christie is also known as the “queen of crime”. She wrote 66 detective novels and 14 short story collections. Most of her books revolve around fictional detectives, Hercule Poirot, and Miss Marple. She’s known for writing the world’s longest running play, a murder mystery, The Mousetrap. It premiered on November 25, 1952. It’s still running after more than 27,000 performances. According to the Guinness World Records, Christie is the best-selling novelist of all time. Furthermore, Unesco’s Index Translationum states that she remains the most translated individual author. “And then there were none” is Christie’s best selling book and the world’s best-selling mystery ever.

    Most novels published in history: Equally important, Barbara Cartland is a best-selling author who broke records for having the most novels published in a single year, in 1976. She wrote 723 novels and sold over one billion copies. They were translated into 38 languages.

    Best selling author according to NYT: Last but not least, Delia Owens has been holding the coveted #1  New York Times bestselling position for her book “Where the crawdads sing” for the past 26 weeks. 📚
    #TodayInHistory #authors #bestseller #book #jkrowling #agathachristie #nyt
  • 2 0 28 minutes ago
  • Happy birthday to the best neighbor in the whole world.

On this day in 1928, Fred McFeely Rogers was born in Pennsylvania. "Mister Rogers' Neighborhood" aired from 1968-2001, entertaining and educating countless children.

Did you tune in as a kid (or as a parent)? What were your favorite lessons from Mister Rogers?

#CelebrityBirthdays #TodayInHistory
  • Happy birthday to the best neighbor in the whole world.

    On this day in 1928, Fred McFeely Rogers was born in Pennsylvania. "Mister Rogers' Neighborhood" aired from 1968-2001, entertaining and educating countless children.

    Did you tune in as a kid (or as a parent)? What were your favorite lessons from Mister Rogers?

    #CelebrityBirthdays #TodayInHistory
  • 7 0 3 hours ago
  • 1952 24th Academy Awards: "An American in Paris", Humphrey Bogart & Vivian Leigh win

Both had amazing careers and full of Hollywood style, glamour and gossip all through their careers.  What Vivian wants Vivian gets including Laurence Olivier and beating out 1400 hundred actresses for Scarlet o’ Hara
  • 1952 24th Academy Awards: "An American in Paris", Humphrey Bogart & Vivian Leigh win

    Both had amazing careers and full of Hollywood style, glamour and gossip all through their careers. What Vivian wants Vivian gets including Laurence Olivier and beating out 1400 hundred actresses for Scarlet o’ Hara
  • 10 1 5 hours ago
  • Today on March 20th 1602, the Dutch East India Company is officially incorporated, becoming the world's first transnational corporation.
•••••
The Dutch East India Company was founded by the Dutch Republic (present day Netherlands) to protect the country’s interests across the Indian Ocean. It’s official logo showcases the acronym VOC, which translates to Verenigde Oost-Indische Compagnie in Dutch. The government granted the company a twenty-one year monopoly over the expanding spice routes between East Asia and Europe. It also provided assistance during the Dutch War of Independence from Spain. The company flourished for almost two centuries and is considered to be the world's first transnational corporation. It was also the first to issue bonds to the general public and launch an initial public offering (IPO).
•••••
The VOC was granted control of the seaways stretching from the Cape of Good Hope in South Africa to the Straits of Magellan in the Pacific. Over the course of decades, it established treaties with local indigenous populations, built defensive fortifications, and maintained a large armed force. The company established its main port near the present-day city of Jakarta, the capital of Indonesia. Its leaders were also granted various quasi-governmental powers, such as the ability to wage war, imprison and execute convicts, negotiate treaties, issue coins and establish new trading colonies. Dutch navigators and cartographers played a critical role in mapping out the East Indies.
•••••
A few of its most notable leaders were Jan Pieterszoon Coen and Anthony van Diemen. Under their command, the VOC successfully fended off attacks from the British Royal Navy and effectively reduced Portuguese influence in the region. The company slowly evolved into its own quasi-state and became more focused on governing the Indonesian archipelago. Serious financial troubles and widespread corruption ensued as its interests in trading gradually declined. In 1799, the Dutch Government intervened and formally revoked the company’s charter, absorbing all of its debts and colonial territories.
  • Today on March 20th 1602, the Dutch East India Company is officially incorporated, becoming the world's first transnational corporation.
    •••••
    The Dutch East India Company was founded by the Dutch Republic (present day Netherlands) to protect the country’s interests across the Indian Ocean. It’s official logo showcases the acronym VOC, which translates to Verenigde Oost-Indische Compagnie in Dutch. The government granted the company a twenty-one year monopoly over the expanding spice routes between East Asia and Europe. It also provided assistance during the Dutch War of Independence from Spain. The company flourished for almost two centuries and is considered to be the world's first transnational corporation. It was also the first to issue bonds to the general public and launch an initial public offering (IPO).
    •••••
    The VOC was granted control of the seaways stretching from the Cape of Good Hope in South Africa to the Straits of Magellan in the Pacific. Over the course of decades, it established treaties with local indigenous populations, built defensive fortifications, and maintained a large armed force. The company established its main port near the present-day city of Jakarta, the capital of Indonesia. Its leaders were also granted various quasi-governmental powers, such as the ability to wage war, imprison and execute convicts, negotiate treaties, issue coins and establish new trading colonies. Dutch navigators and cartographers played a critical role in mapping out the East Indies.
    •••••
    A few of its most notable leaders were Jan Pieterszoon Coen and Anthony van Diemen. Under their command, the VOC successfully fended off attacks from the British Royal Navy and effectively reduced Portuguese influence in the region. The company slowly evolved into its own quasi-state and became more focused on governing the Indonesian archipelago. Serious financial troubles and widespread corruption ensued as its interests in trading gradually declined. In 1799, the Dutch Government intervened and formally revoked the company’s charter, absorbing all of its debts and colonial territories.
  • 526 9 5 hours ago
  • Today in 1852, Harriet Beecher Stowe's novel, "Uncle Tom's Cabin," is published. An abolitionist and teacher from Connecticut, Stowe wrote this novel with the intention of expanding the abolitionist movement, and it became the best selling novel of the 1800s. Many Northerners were inspired by it, but many Southerners were outraged. It is rumored that when President Lincoln met Stowe at the start of the Civil War, he stated, "So this is the little lady who started this great war." #todayinhistory #history 🇺🇸
  • Today in 1852, Harriet Beecher Stowe's novel, "Uncle Tom's Cabin," is published. An abolitionist and teacher from Connecticut, Stowe wrote this novel with the intention of expanding the abolitionist movement, and it became the best selling novel of the 1800s. Many Northerners were inspired by it, but many Southerners were outraged. It is rumored that when President Lincoln met Stowe at the start of the Civil War, he stated, "So this is the little lady who started this great war." #todayinhistory #history 🇺🇸
  • 9 0 6 hours ago
  • 98 lat temu, 20 marca 1920 roku odbył się plebiscyt narodowościowy na Górnym Śląsku. Pretensje do tego regionu rościły sobie zarówno Niemcy jak i Polska, dlatego postanowiono, że o przynależności tego terenu zadecydują sami mieszkańcy. Prawo do udziału w plebiscycie mieli ludzie, którzy ukończyli 20 lat, zamieszkiwali obszar plebiscytowy, jak również ci, którzy już tam nie mieszkali, czyli tze. emigranci górnośląscy, co ludność niemiecka skrzętnie wykorzystała. Dopuszczono także tych, którzy sprowadzili się tam przed 1904 rokiem. W sumie było 1 220 524 osób uprawnionych do głosowania, w tym 19,3% stanowili emigranci. Plebiscyt objął powiaty bytomski, katowicki, gliwicki, tarnogórski, rybnicki, pszczyński, strzelecki, opolski, lubliniecki, kozielski, kluczborski, głubczycki, część prudnickiego i namysłowskiego. Frekwencja wyniosła 98%, czyli 1 190 846 osób. 59,5% opowiedziało się za przynależnością do Niemiec, a.40,4% do Polski. Unieważniono 3882 głosy. Niekorzystne wyniki dla Polaków były jednym z powodów wybuchu III powstania śląskiego. 20 października 1921 roku decyzją Konferencji Ambasadorów w Paryżu, Polsce przyznano 1/3 terenu spornego. Z licznymi miastami i zdecydowanie bardziej rozwiniętą z większością zakładów przemysłowych. Z 82 kopalni, 14 stalowni i 37 wielkich pieców, w Polsce znalazły się odpowiednio: 63, 9 i 22.

#historia #śląsk #śląskie #górnyśląsk #xxwiek #history #memory #throwback #plebiscyt #union #united #poland #germany #polska #niemcy #deutschland #march #todayinhistory #dayinhistory #20marzec
  • 98 lat temu, 20 marca 1920 roku odbył się plebiscyt narodowościowy na Górnym Śląsku. Pretensje do tego regionu rościły sobie zarówno Niemcy jak i Polska, dlatego postanowiono, że o przynależności tego terenu zadecydują sami mieszkańcy. Prawo do udziału w plebiscycie mieli ludzie, którzy ukończyli 20 lat, zamieszkiwali obszar plebiscytowy, jak również ci, którzy już tam nie mieszkali, czyli tze. emigranci górnośląscy, co ludność niemiecka skrzętnie wykorzystała. Dopuszczono także tych, którzy sprowadzili się tam przed 1904 rokiem. W sumie było 1 220 524 osób uprawnionych do głosowania, w tym 19,3% stanowili emigranci. Plebiscyt objął powiaty bytomski, katowicki, gliwicki, tarnogórski, rybnicki, pszczyński, strzelecki, opolski, lubliniecki, kozielski, kluczborski, głubczycki, część prudnickiego i namysłowskiego. Frekwencja wyniosła 98%, czyli 1 190 846 osób. 59,5% opowiedziało się za przynależnością do Niemiec, a.40,4% do Polski. Unieważniono 3882 głosy. Niekorzystne wyniki dla Polaków były jednym z powodów wybuchu III powstania śląskiego. 20 października 1921 roku decyzją Konferencji Ambasadorów w Paryżu, Polsce przyznano 1/3 terenu spornego. Z licznymi miastami i zdecydowanie bardziej rozwiniętą z większością zakładów przemysłowych. Z 82 kopalni, 14 stalowni i 37 wielkich pieców, w Polsce znalazły się odpowiednio: 63, 9 i 22.

    #historia #śląsk #śląskie #górnyśląsk #xxwiek #history #memory #throwback #plebiscyt #union #united #poland #germany #polska #niemcy #deutschland #march #todayinhistory #dayinhistory #20marzec
  • 13 0 6 hours ago
  • #OnThisDay March 20, 2003 – US government begins its invasion and then occupation of Iraq. Freedom Road's statement at the start of the war said, "The Bush Administration has launched an illegal, murderous attack on the people of Iraq. When U.S. military officials call it 'shock and awe,' they're saying that 750 fighter planes and 300,000 U.S. troops are trying to overwhelm Iraq with sheer force. Wednesday's attacks will soon be followed by a campaign of carpet-bombing and a massive ground invasion that puts the lives of millions of civilians at risk. The firepower amassed in the Gulf now surpasses that used in the 1991 war, when more than 100,000 Iraqis were killed. The people of the world oppose this war. Millions of protesters have taken to the streets of cities across the world, including here at home. In the US, a majority of people said no to this war, up to the last poll before the first bombs were dropped. Today, now that the Bush Administration has ignored our voices and launched the attack, our protests are even more important..." (continue reading 2003 statement here:http://frso.org/campaign/antiwar/stopwariraq032003.htm. Image: lead banner at RNC protest, Sep. 2008) #TodayInHistory
  • #OnThisDay March 20, 2003 – US government begins its invasion and then occupation of Iraq. Freedom Road's statement at the start of the war said, "The Bush Administration has launched an illegal, murderous attack on the people of Iraq. When U.S. military officials call it 'shock and awe,' they're saying that 750 fighter planes and 300,000 U.S. troops are trying to overwhelm Iraq with sheer force. Wednesday's attacks will soon be followed by a campaign of carpet-bombing and a massive ground invasion that puts the lives of millions of civilians at risk. The firepower amassed in the Gulf now surpasses that used in the 1991 war, when more than 100,000 Iraqis were killed. The people of the world oppose this war. Millions of protesters have taken to the streets of cities across the world, including here at home. In the US, a majority of people said no to this war, up to the last poll before the first bombs were dropped. Today, now that the Bush Administration has ignored our voices and launched the attack, our protests are even more important..." (continue reading 2003 statement here:http://frso.org/campaign/antiwar/stopwariraq032003.htm. Image: lead banner at RNC protest, Sep. 2008) #TodayInHistory
  • 20 0 7 hours ago
  • Soooooo gotta recap all my previous posts. Not really a #TodayInHistory more like a #thismonthinhistory March 6th:: Ash Wednesday, Michelangelo was born, and the Supreme Court rules against Dred Scott. See you tomorrow!
  • Soooooo gotta recap all my previous posts. Not really a #TodayInHistory more like a #thismonthinhistory March 6th:: Ash Wednesday, Michelangelo was born, and the Supreme Court rules against Dred Scott. See you tomorrow!
  • 0 0 9 hours ago
  • Diposting ulang dari @historiadotid
TODAY IN HISTORY: 20 Maret 1602, VOC ( Maskapai Perdagangan Hindia Timur) terbentuk di Amsterdam, Belanda. Maskapai perdagangan ini merupakan yang tertua di dunia sekaligus perusahaan pertama yang memakai sistem pembagian saham. Kendati hanya sekadar perusahaan dagang, VOC memiliki hak-hak istimewa karena didukung oleh Kerajaan Belanda.  Hak-hak itu misalnya berupa kepemilikan tentara sendiri dan hak bernegosiasi dengan negara-negara lain.. Di Nusantara, kekuasaan VOC mengakar ke mana-mana. Mereka menjalankan perdagangan dalam sistem monopoli dengan sebagian para raja dan bangsawan sebagai mitranya. Dalam sejarah, orang-orang Nusantara menyebut VOC sebagai kompeni. Itu berasal dari kata compagnie yang tertera dalam nama lengkap berbahasa Belanda dari maskapai tersebut.

Sumber: Jan Kompeni: Sejarah VOC dalam Perang dan Damai 1602-1799 karya C.R. Boxer.
Foto: www.ma-shops.com.

#historystory #history #historia #historiadotid #historyfacts #historylesson #infohistory #sejarahindonesia #sejarahhariini #infosejarah #ceritasejarah #fyi #tahukahkamu #didyouknow #todayissue #todayinhistory #historiaid
  • Diposting ulang dari @historiadotid
    TODAY IN HISTORY: 20 Maret 1602, VOC ( Maskapai Perdagangan Hindia Timur) terbentuk di Amsterdam, Belanda. Maskapai perdagangan ini merupakan yang tertua di dunia sekaligus perusahaan pertama yang memakai sistem pembagian saham. Kendati hanya sekadar perusahaan dagang, VOC memiliki hak-hak istimewa karena didukung oleh Kerajaan Belanda. Hak-hak itu misalnya berupa kepemilikan tentara sendiri dan hak bernegosiasi dengan negara-negara lain.. Di Nusantara, kekuasaan VOC mengakar ke mana-mana. Mereka menjalankan perdagangan dalam sistem monopoli dengan sebagian para raja dan bangsawan sebagai mitranya. Dalam sejarah, orang-orang Nusantara menyebut VOC sebagai kompeni. Itu berasal dari kata compagnie yang tertera dalam nama lengkap berbahasa Belanda dari maskapai tersebut.

    Sumber: Jan Kompeni: Sejarah VOC dalam Perang dan Damai 1602-1799 karya C.R. Boxer.
    Foto: www.ma-shops.com.

    #historystory #history #historia #historiadotid #historyfacts #historylesson #infohistory #sejarahindonesia #sejarahhariini #infosejarah #ceritasejarah #fyi #tahukahkamu #didyouknow #todayissue #todayinhistory #historiaid
  • 17 1 9 hours ago
  • Like today but in 1815 Napoleon enters Paris after escape from Elba, begins 100-day rule
#march20 #todayinhistory
  • Like today but in 1815 Napoleon enters Paris after escape from Elba, begins 100-day rule
    #march20 #todayinhistory
  • 4 0 9 hours ago
  • Aye!!!! I got tired of my personal IG looking like my classroom so I’m over here with it!

Check back daily for #todayinhistory posts, fun facts from wormholes I dive into, scientific tidbits, and anything else. If there’s something that you think is worth sharing, don’t be stingy! 
Lemme learn you something...
  • Aye!!!! I got tired of my personal IG looking like my classroom so I’m over here with it!

    Check back daily for #todayinhistory posts, fun facts from wormholes I dive into, scientific tidbits, and anything else. If there’s something that you think is worth sharing, don’t be stingy!
    Lemme learn you something...
  • 0 0 9 hours ago
  • Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (Vereenigde Oostindische Compagnie atau disingkat VOC) yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah persekutuan dagang  asal Belanda yang memiliki monopoli  untuk aktivitas perdagangan di Asia. Disebut Hindia Timur karena ada pula Geoctroyeerde Westindische Compagnie yang merupakan persekutuan dagang untuk kawasan Hindia Barat. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan multinasional  pertama di dunia sekaligus merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem pembagian saham.

Di kalangan orang Indonesia VOC memiliki sebutan populer Kompeni atau Kumpeni. Istilah ini diambil dari kata compagnie dalam nama lengkap perusahaan tersebut dalam bahasa Belanda. Tetapi rakyat Nusantara lebih mengenal Kompeni sebagai tentara Belanda karena penindasannya dan pemerasan kepada rakyat Nusantara yang sama seperti tentara Belanda.

Perusahaan ini mendirikan markasnya di Batavia (sekarang Jakarta) di pulau Jawa. Pos kolonial lainnya juga didirikan di tempat lainnya di Hindia Timur yang kemudian menjadi Indonesia, seperti di kepulauan rempah-rempah (Maluku), yang termasuk Kepulauan Banda di mana VOC manjalankan monopoli atas pala dan fuli. Metode yang digunakan untuk mempertahankan monompoli termasuk kekerasan terhadap populasi lokal, dan juga pemerasan dan pembunuhan massal.

Pos perdagangan yang lebih tentram terletak di Deshima, pulau buatan di lepas pantai Nagasaki. Daerah ini adalah tempat satu-satunya di mana orang Eropa dapat berdagang dengan Jepang.

Tahun 1603 VOC memperoleh izin di Banten untuk mendirikan kantor perwakilan, dan pada 1610 Pieter Both  diangkat menjadi Gubernur Jenderal  VOC pertama (1610-1614), namun ia memilih Jayakarta sebagai basis administrasi VOC. Sementara itu, Frederick de Houtman menjadi Gubernur VOC di Ambon (1605 - 1611) dan setelah itu menjadi Gubernur untuk Maluku (1621 - 1623). #gerakanrajinmembaca 
#GERAM
#geram 
#bacabuku 
#todayinhistory 
#makeindonesiareadagain 
#hindiabelanda
  • Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (Vereenigde Oostindische Compagnie atau disingkat VOC) yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah persekutuan dagang asal Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Disebut Hindia Timur karena ada pula Geoctroyeerde Westindische Compagnie yang merupakan persekutuan dagang untuk kawasan Hindia Barat. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan multinasional pertama di dunia sekaligus merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem pembagian saham.

    Di kalangan orang Indonesia VOC memiliki sebutan populer Kompeni atau Kumpeni. Istilah ini diambil dari kata compagnie dalam nama lengkap perusahaan tersebut dalam bahasa Belanda. Tetapi rakyat Nusantara lebih mengenal Kompeni sebagai tentara Belanda karena penindasannya dan pemerasan kepada rakyat Nusantara yang sama seperti tentara Belanda.

    Perusahaan ini mendirikan markasnya di Batavia (sekarang Jakarta) di pulau Jawa. Pos kolonial lainnya juga didirikan di tempat lainnya di Hindia Timur yang kemudian menjadi Indonesia, seperti di kepulauan rempah-rempah (Maluku), yang termasuk Kepulauan Banda di mana VOC manjalankan monopoli atas pala dan fuli. Metode yang digunakan untuk mempertahankan monompoli termasuk kekerasan terhadap populasi lokal, dan juga pemerasan dan pembunuhan massal.

    Pos perdagangan yang lebih tentram terletak di Deshima, pulau buatan di lepas pantai Nagasaki. Daerah ini adalah tempat satu-satunya di mana orang Eropa dapat berdagang dengan Jepang.

    Tahun 1603 VOC memperoleh izin di Banten untuk mendirikan kantor perwakilan, dan pada 1610 Pieter Both diangkat menjadi Gubernur Jenderal VOC pertama (1610-1614), namun ia memilih Jayakarta sebagai basis administrasi VOC. Sementara itu, Frederick de Houtman menjadi Gubernur VOC di Ambon (1605 - 1611) dan setelah itu menjadi Gubernur untuk Maluku (1621 - 1623). #gerakanrajinmembaca
    #GERAM
    #geram
    #bacabuku
    #todayinhistory
    #makeindonesiareadagain
    #hindiabelanda
  • 11 0 11 hours ago
  • Reposted from @gen.saladin -  Sisi Lain Sejarah VOC dan Megahnya Sejarah Islam

#TodayInHistory Anak-anak Indonesia pasti tidak akan asing dengan VOC. Setiap kita pasti sudah pernah mempelajarinya di kelas sejak SD bahkan hingga SMA. Perusahaan multinasional pertama di dunia yang berbasis di Belanda, dan sejak berdirinya pada 20 Maret 1602 ini bahkan mengalahkan semua perusahaan multinasional hari ini.

Kekayaan VOC, yang selama 350 tahun mencengkeramkan cakarnya di Indonesia, setara dengan Apple, Microsoft, Amazon, ExxonMobil, Berkshire Hathaway, Tencent, dan Wells Fargo jika disatukan! Fakta bahwa perusahaan paling bernilai di dunia, Apple, ternyata bernilai sekitar 11% dari nilai puncak VOC. (Dilansir dari dutchreview.com)

Namun kini, mari kita mencoba untuk menyelidiki lebih dalam apa sebenarnya intrik dan sebab musabab yang membuat VOC mendaratkan kapal-kapalnya di Dunia Islam. Kamu akan tahu, bahwa VOC adalah salah satu bentuk balas dendam sejarah atas kedigdayaan Kaum Muslimin di era kejayaannya.

Semenjak Islam datang dan terwakili wajahnya oleh Bani Umayyah, Abbasiyah dan Utsmaniyah, jalur-jalur perekonomian yang penting didominasi oleh enterpreneur muslim dari berbagai bangsa. Kegiatan ekspor impor dunia saat itu berpusat di Laut Tengah, Laut Merah dan Jalur Sutera faktanya dimiliki pelabuhan-pelabuhannya oleh Kekhalifahan. Eropa saat itu hanya bisa menjadi pemain lokal yang bahkan kala itu membayar pajak kapal ke Aljazair dan Tunisia, dua polisi maritim internasional kala itu.

Terlebih semenjak Muhammad Al Fatih membebaskan Konstantinopel tahun 1453, keadaan makin berubah drastis. Jangan kamu kira Konstantinopel hanyalah sebuah kota dan bangunan di atasnya. Tidak, Konstantinopel lebih berharga dari itu; simpul pertemuan ekonomi dunia.
.
Itulah yang membuat Napoleon Bonaparte bilang, "If the Earth were a single state, Istanbul would be its capital." Itulah pula yang membuat Sejarawan Eropa menjadikan penaklukan Sultan Muhammad Al Fatih atas Konstantinopel sebagai awal dari periode modern Eropa. Lho kok bisa?
Karena semenjak itulah —pada Akhir abad 15— Eropa mulai mati-matian mencari jalan untuk bisa mendapatkan jalur ekonomi dan perdagangan yang baru
  • Reposted from @gen.saladin - Sisi Lain Sejarah VOC dan Megahnya Sejarah Islam

    #TodayInHistory Anak-anak Indonesia pasti tidak akan asing dengan VOC. Setiap kita pasti sudah pernah mempelajarinya di kelas sejak SD bahkan hingga SMA. Perusahaan multinasional pertama di dunia yang berbasis di Belanda, dan sejak berdirinya pada 20 Maret 1602 ini bahkan mengalahkan semua perusahaan multinasional hari ini.

    Kekayaan VOC, yang selama 350 tahun mencengkeramkan cakarnya di Indonesia, setara dengan Apple, Microsoft, Amazon, ExxonMobil, Berkshire Hathaway, Tencent, dan Wells Fargo jika disatukan! Fakta bahwa perusahaan paling bernilai di dunia, Apple, ternyata bernilai sekitar 11% dari nilai puncak VOC. (Dilansir dari dutchreview.com)

    Namun kini, mari kita mencoba untuk menyelidiki lebih dalam apa sebenarnya intrik dan sebab musabab yang membuat VOC mendaratkan kapal-kapalnya di Dunia Islam. Kamu akan tahu, bahwa VOC adalah salah satu bentuk balas dendam sejarah atas kedigdayaan Kaum Muslimin di era kejayaannya.

    Semenjak Islam datang dan terwakili wajahnya oleh Bani Umayyah, Abbasiyah dan Utsmaniyah, jalur-jalur perekonomian yang penting didominasi oleh enterpreneur muslim dari berbagai bangsa. Kegiatan ekspor impor dunia saat itu berpusat di Laut Tengah, Laut Merah dan Jalur Sutera faktanya dimiliki pelabuhan-pelabuhannya oleh Kekhalifahan. Eropa saat itu hanya bisa menjadi pemain lokal yang bahkan kala itu membayar pajak kapal ke Aljazair dan Tunisia, dua polisi maritim internasional kala itu.

    Terlebih semenjak Muhammad Al Fatih membebaskan Konstantinopel tahun 1453, keadaan makin berubah drastis. Jangan kamu kira Konstantinopel hanyalah sebuah kota dan bangunan di atasnya. Tidak, Konstantinopel lebih berharga dari itu; simpul pertemuan ekonomi dunia.
    .
    Itulah yang membuat Napoleon Bonaparte bilang, "If the Earth were a single state, Istanbul would be its capital." Itulah pula yang membuat Sejarawan Eropa menjadikan penaklukan Sultan Muhammad Al Fatih atas Konstantinopel sebagai awal dari periode modern Eropa. Lho kok bisa?
    Karena semenjak itulah —pada Akhir abad 15— Eropa mulai mati-matian mencari jalan untuk bisa mendapatkan jalur ekonomi dan perdagangan yang baru
  • 6 0 12 hours ago
  • TODAY IN HISTORY: 20 Maret 1602, VOC ( Maskapai Perdagangan Hindia Timur) terbentuk di Amsterdam, Belanda. Maskapai perdagangan ini merupakan yang tertua di dunia sekaligus perusahaan pertama yang memakai sistem pembagian saham. Kendati hanya sekadar perusahaan dagang, VOC memiliki hak-hak istimewa karena didukung oleh Kerajaan Belanda.  Hak-hak itu misalnya berupa kepemilikan tentara sendiri dan hak bernegosiasi dengan negara-negara lain.. Di Nusantara, kekuasaan VOC mengakar ke mana-mana. Mereka menjalankan perdagangan dalam sistem monopoli dengan sebagian para raja dan bangsawan sebagai mitranya. Dalam sejarah, orang-orang Nusantara menyebut VOC sebagai kompeni. Itu berasal dari kata compagnie yang tertera dalam nama lengkap berbahasa Belanda dari maskapai tersebut.

Sumber: Jan Kompeni: Sejarah VOC dalam Perang dan Damai 1602-1799 karya C.R. Boxer.
Foto: www.ma-shops.com.

#historystory #history #historia #historiadotid #historyfacts #historylesson #infohistory #sejarahindonesia #sejarahhariini #infosejarah #ceritasejarah #fyi #tahukahkamu #didyouknow #todayissue #todayinhistory #historiaid
  • TODAY IN HISTORY: 20 Maret 1602, VOC ( Maskapai Perdagangan Hindia Timur) terbentuk di Amsterdam, Belanda. Maskapai perdagangan ini merupakan yang tertua di dunia sekaligus perusahaan pertama yang memakai sistem pembagian saham. Kendati hanya sekadar perusahaan dagang, VOC memiliki hak-hak istimewa karena didukung oleh Kerajaan Belanda. Hak-hak itu misalnya berupa kepemilikan tentara sendiri dan hak bernegosiasi dengan negara-negara lain.. Di Nusantara, kekuasaan VOC mengakar ke mana-mana. Mereka menjalankan perdagangan dalam sistem monopoli dengan sebagian para raja dan bangsawan sebagai mitranya. Dalam sejarah, orang-orang Nusantara menyebut VOC sebagai kompeni. Itu berasal dari kata compagnie yang tertera dalam nama lengkap berbahasa Belanda dari maskapai tersebut.

    Sumber: Jan Kompeni: Sejarah VOC dalam Perang dan Damai 1602-1799 karya C.R. Boxer.
    Foto: www.ma-shops.com.

    #historystory #history #historia #historiadotid #historyfacts #historylesson #infohistory #sejarahindonesia #sejarahhariini #infosejarah #ceritasejarah #fyi #tahukahkamu #didyouknow #todayissue #todayinhistory #historiaid
  • 2,748 49 13 hours ago
  • #TodayInHistory - 1960: Community mobilisation for the Positive Action Campaign against Pass Laws called by Sobukwe's Pan-Africanist Congress of Azania (PAC) continued in Sharpeville led by chairman of Sharpeville branch, Nyakane Tsolo. Following day Tsolo led Sharpeville protest ... Izwe lethu ✊🏽🌍🇿🇦
  • #TodayInHistory - 1960: Community mobilisation for the Positive Action Campaign against Pass Laws called by Sobukwe's Pan-Africanist Congress of Azania (PAC) continued in Sharpeville led by chairman of Sharpeville branch, Nyakane Tsolo. Following day Tsolo led Sharpeville protest ... Izwe lethu ✊🏽🌍🇿🇦
  • 10 1 14 hours ago
  • 20 Mart 1815: Napolyon, Elbe Adası’ndan kaçışının ardından, 140.000 kişilik düzenli ordu ve 200.000 kişilik gönüllü güçler eşliğinde Paris’e girdi. 
Napolyon Bonapart’ın başarısızlıkla sonuçlanan Moskova Seferi’nden sonra İngiltere, Prusya, Rusya, İsveç ve İspanya Fransa’ya karşı 6. Koalisyon’u oluşturmuştur. Düşmanlarının birleşmesini önlemek için gerçekleştirdiği “Milletler Savaşı”nı da kaybeden Napolyon, kendisine karşı İngiltere, Prusya, Rus Çarlığı ve Avusturya tarafından oluşturulan “Dörtlü İttifak”ın dayattığı Fonteinebleau Antlaşması’nı imzalamak zorunda kalmıştır. Bu antlaşma neticesinde Napolyon, imparatorluktan feragat etmiş ve Elbe Adası’na sürülmüştür; 18. Louis Fransa Kralı olmuştur. Sürgünde olan Napolyon, Elbe Adası’nda kaçarak Paris’e gelmiş ve yeniden iktidara geçmiştir. Napolyon’un yerine geçen 18. Louis ise bu gelişme üzerine Paris’ten kaçmıştır. “Napolyon’un 100 Günü” olarak adlandırılan bu dönemde Napolyon idaresindeki Fransa, İngiltere ve Prusya ordularına karşı Waterloo Savaşı’nı kaybetmiştir. Savaş sonunda Napolyon Saint Helene Adası’na sürülürken, Fransa 1790 sınırlarına geri çekilmiştir. #diplomasiarastirmalaridernegi #dard #tarihtebugün #napolyon #paris #elbe #koalisyon #waterloo #fransa #diplomasi #tarih #diplomasitarihi #uluslararasıilişkiler #todayinhistory #france #coalition #diplomacy #history #diplomatichistory #internationalrelations #safagozukara #ismailoguzcanmenteseli
  • 20 Mart 1815: Napolyon, Elbe Adası’ndan kaçışının ardından, 140.000 kişilik düzenli ordu ve 200.000 kişilik gönüllü güçler eşliğinde Paris’e girdi.
    Napolyon Bonapart’ın başarısızlıkla sonuçlanan Moskova Seferi’nden sonra İngiltere, Prusya, Rusya, İsveç ve İspanya Fransa’ya karşı 6. Koalisyon’u oluşturmuştur. Düşmanlarının birleşmesini önlemek için gerçekleştirdiği “Milletler Savaşı”nı da kaybeden Napolyon, kendisine karşı İngiltere, Prusya, Rus Çarlığı ve Avusturya tarafından oluşturulan “Dörtlü İttifak”ın dayattığı Fonteinebleau Antlaşması’nı imzalamak zorunda kalmıştır. Bu antlaşma neticesinde Napolyon, imparatorluktan feragat etmiş ve Elbe Adası’na sürülmüştür; 18. Louis Fransa Kralı olmuştur. Sürgünde olan Napolyon, Elbe Adası’nda kaçarak Paris’e gelmiş ve yeniden iktidara geçmiştir. Napolyon’un yerine geçen 18. Louis ise bu gelişme üzerine Paris’ten kaçmıştır. “Napolyon’un 100 Günü” olarak adlandırılan bu dönemde Napolyon idaresindeki Fransa, İngiltere ve Prusya ordularına karşı Waterloo Savaşı’nı kaybetmiştir. Savaş sonunda Napolyon Saint Helene Adası’na sürülürken, Fransa 1790 sınırlarına geri çekilmiştir. #diplomasiarastirmalaridernegi #dard #tarihtebugün #napolyon #paris #elbe #koalisyon #waterloo #fransa #diplomasi #tarih #diplomasitarihi #uluslararasıilişkiler #todayinhistory #france #coalition #diplomacy #history #diplomatichistory #internationalrelations #safagozukara #ismailoguzcanmenteseli
  • 89 0 14 hours ago