#tropenmuseum Instagram Photos & Videos

tropenmuseum - 16.5k posts

Top Posts

  • Di tepi kawasan Gladag terdapat bangunan gereja yang didirikan tahun 1832, pada masa penjajahan Belanda.

Gereja ini awalnya dikhususkan bagi petugas dan pegawai pemerintahan Belanda dan orang-orang kulit putih yang menempati wilayah Loji Wetan.

Gereja ini menjadi bagian dari GPI (Gereja Protestan Indonesia) yang dulunya bernama Indische Kerk atau Solo Gere Former Dekerk yang sekarang tetap berdiri dengan nama GPIB Penabur.

GPIB Penabur ini memiliki satu hal yang unik, dimana Lonceng yang berada disini termasuk langka. Kabarnya saat diproduksi lonceng yang sekarang berada di menara atas bagian depan gereja ini hanya ada 5 di dunia, kabar terakhir sekarang lonceng yang serupa hanya ada 1 dan berada di Inggris.

Bagian depan Gereja ini sudah berubah lantaran banjir besar yang pernah melanda Kota Solo pada tahun 1966. Kala itu memaksa terjadinya renovasi yang cukup masive di bagian depan Gereja ini.
.
.
#solozamandulu
#kotasolo
#fotolawas
#fotojadul
#vintagephoto
#lakulampah
#kitlv
#tropenmuseum

Narasi : @lakulampah
Foto : KITLV, Tropen Museum
  • Di tepi kawasan Gladag terdapat bangunan gereja yang didirikan tahun 1832, pada masa penjajahan Belanda.

    Gereja ini awalnya dikhususkan bagi petugas dan pegawai pemerintahan Belanda dan orang-orang kulit putih yang menempati wilayah Loji Wetan.

    Gereja ini menjadi bagian dari GPI (Gereja Protestan Indonesia) yang dulunya bernama Indische Kerk atau Solo Gere Former Dekerk yang sekarang tetap berdiri dengan nama GPIB Penabur.

    GPIB Penabur ini memiliki satu hal yang unik, dimana Lonceng yang berada disini termasuk langka. Kabarnya saat diproduksi lonceng yang sekarang berada di menara atas bagian depan gereja ini hanya ada 5 di dunia, kabar terakhir sekarang lonceng yang serupa hanya ada 1 dan berada di Inggris.

    Bagian depan Gereja ini sudah berubah lantaran banjir besar yang pernah melanda Kota Solo pada tahun 1966. Kala itu memaksa terjadinya renovasi yang cukup masive di bagian depan Gereja ini.
    .
    .
    #solozamandulu
    #kotasolo
    #fotolawas
    #fotojadul
    #vintagephoto
    #lakulampah
    #kitlv
    #tropenmuseum

    Narasi : @lakulampah
    Foto : KITLV, Tropen Museum
  • 541 8 24 December, 2018
  • Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan terletak di Jalan Arifin No. 1 #kotasolo atau bersebelahan dengan Balaikota #Surakarta.

Dalam fakta sejarah, gereja ini merupakan saksi salah satu peninggalan #arsitektur #kolonial #Belanda dari masa ke masa di Kota #Solo, di mana denyut nadi kehidupan baik politik, ekonomi, budaya, maupun agama bermuara di sekitar lanskap itu. Di lokasi ini terdapat Benteng #Vastenburg, Bank Indonesia (#JavascheBank), Balai Kota Surakarta (Kantor Gubernur Jenderal), dan Pasar Gedhe Hardjonagoro.

Sembilan tahun sebelum gereja ini didirikan tahun 1916, sudah ada aktivitas gereja di Purbayan yang merupakan cikal bakal berdirinya gereja ini. Sebelum tahun 1859, Gereja Katolik Surakarta dilayani langsung dari Semarang. Orang Surakarta pertama yang dibaptis adalah Anna Catharina Weynschenk (14 November 1812) dan Georgius Weynschenk (24 November 1813). Pada hari itu ada 59 orang dibaptis.

Kemudian pada tahun 1859 stasi Ambarawa didirikan, meliputi daerah Salatiga, Ambarawa, Surakarta, dan Madiun. Pada waktu itu stasi Ambarawa berada di bawah pimpinan Pastor Yohanes F.V.D. Haegen, dengan jumlah umat 1787 orang (1206 di antaranya adalah tentara). Tanggal 29 Oktober 1905 Pastor Cornelis Stiphout SJ dari Pastoran Ambarawa, mendapat ijin mengadakan undian untuk mendirikan Gereja di Kota Solo. Usaha ini berhasil. Dalam kondisi darurat, karena gereja belum selesai di bangun, Misa yang pertama kali diadakan di Pastoran pada tanggal 22 Desember 1907.

Akhirnya, pada November 1916 Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan berdiri di Surakarta dengan surat pengangkatan tahun 1918.

#solozamandulu
#tropenmuseum
#fotolawas
#fotojadul
#vintagephoto
#gereja
#church
#kerk
#kekunaan
  • Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan terletak di Jalan Arifin No. 1 #kotasolo atau bersebelahan dengan Balaikota #Surakarta .

    Dalam fakta sejarah, gereja ini merupakan saksi salah satu peninggalan #arsitektur #kolonial #Belanda dari masa ke masa di Kota #Solo , di mana denyut nadi kehidupan baik politik, ekonomi, budaya, maupun agama bermuara di sekitar lanskap itu. Di lokasi ini terdapat Benteng #Vastenburg , Bank Indonesia ( #JavascheBank ), Balai Kota Surakarta (Kantor Gubernur Jenderal), dan Pasar Gedhe Hardjonagoro.

    Sembilan tahun sebelum gereja ini didirikan tahun 1916, sudah ada aktivitas gereja di Purbayan yang merupakan cikal bakal berdirinya gereja ini. Sebelum tahun 1859, Gereja Katolik Surakarta dilayani langsung dari Semarang. Orang Surakarta pertama yang dibaptis adalah Anna Catharina Weynschenk (14 November 1812) dan Georgius Weynschenk (24 November 1813). Pada hari itu ada 59 orang dibaptis.

    Kemudian pada tahun 1859 stasi Ambarawa didirikan, meliputi daerah Salatiga, Ambarawa, Surakarta, dan Madiun. Pada waktu itu stasi Ambarawa berada di bawah pimpinan Pastor Yohanes F.V.D. Haegen, dengan jumlah umat 1787 orang (1206 di antaranya adalah tentara). Tanggal 29 Oktober 1905 Pastor Cornelis Stiphout SJ dari Pastoran Ambarawa, mendapat ijin mengadakan undian untuk mendirikan Gereja di Kota Solo. Usaha ini berhasil. Dalam kondisi darurat, karena gereja belum selesai di bangun, Misa yang pertama kali diadakan di Pastoran pada tanggal 22 Desember 1907.

    Akhirnya, pada November 1916 Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan berdiri di Surakarta dengan surat pengangkatan tahun 1918.

    #solozamandulu
    #tropenmuseum
    #fotolawas
    #fotojadul
    #vintagephoto
    #gereja
    #church
    #kerk
    #kekunaan
  • 548 24 25 December, 2018
  • Mengenang 4 tahun terbakarnya Pasar Klewer 27 Desember 2014 - 2018.

1. Pasar Slompretan, cikal bakal #PasarKlewer  tahun 1895 - 1905.
2. Pasar Klewer tahun 1979.
3. Foto udara Pasar Klewer tahun 1942.

#Pasar #Klewer yang terletak di ujung timur jalan besar tertua di #kotasolo ini dulunya bernama Pakretan atau tempat parkir kereta kuda. #Pakretan ini akan ramai ketika ada Pisowanan Ageng, seperti Idul Fitri maupun acara lainnya.

Jalur lurus dari barat ke timur inilah yang dilewati Sinuhun Paku Buwono II beserta keluarga saat boyongan (pindahan) dari Kraton Kartasura yang hancur ke #Kraton #Surakarta Hadiningrat di Desa Sala pada 1744. Ketika kereta api mulai masuk dan melintas di jalan protokol #Solo pada 1923, kawasan ini pun berubah nama menjadi Pasar #Slompretan.

Penjajahan Jepang 1942 - 1945 sempat membuat aktivitas pasar berhenti. Hidup susah menyebabkan masyarakat jual kain-kain bekas demi sesuap nasi.

Dari sini muncul nama Pasar Klewer dari kata “kleweran” atau berjuntaian karena kain-kain lungsuran (pakaian bekas) dijajakan ala kadarnya, bahkan berjuntaian ke tanah. Biasanya kain yang dijual ditaruh di bahu para pedagang, baik pria maupun perempuan, sambil lalu lalang menawarkan dagangannya kepada orang yang melintas di jalan tersebut.

Dulu, sebelum mengisi Pasar Slompretan, para pedagang kain tersebut berada di Banjarsari, tepatnya berada di sebelah selatan Kantor PDAM lawas.

Karena Pasar Slompretan kelihatan sepi dan tidak terawat, pemerintah kala itu memindahkan pedagang yang “kleweran” ke pasar tersebut. Mengingat yang pindah tersebut kebanyakan pedagang kain yang “kleweran” maka Pasar Slompretan ganti nama menjadi Pasar Klewer.

Sejak dibangun dua lantai dan diresmikan Presiden Kedua Republik Indonesia Soeharto pada 9 Juni 1971, Pasar Klewer menjelma menjadi pusat grosir #tekstil dan #batik terkenal di Indonesia. Di 2.062 kios dan lebih dari 500 oprokan atau los, kala itu pengunjung leluasa memilih batik tulis dan cap khas Solo.

Pasar yang 27 Desember 2014 terbakar habis, kini sudah selesai dibangun lagi dan sudah beraktivitas normal.

#solozamandulu
#tropenmuseum
#kitlv
#gahetna
#fotolawas
#fotojadul
#vintagephoto
#situsbudaya.id
  • Mengenang 4 tahun terbakarnya Pasar Klewer 27 Desember 2014 - 2018.

    1. Pasar Slompretan, cikal bakal #PasarKlewer tahun 1895 - 1905.
    2. Pasar Klewer tahun 1979.
    3. Foto udara Pasar Klewer tahun 1942.

    #Pasar #Klewer yang terletak di ujung timur jalan besar tertua di #kotasolo ini dulunya bernama Pakretan atau tempat parkir kereta kuda. #Pakretan ini akan ramai ketika ada Pisowanan Ageng, seperti Idul Fitri maupun acara lainnya.

    Jalur lurus dari barat ke timur inilah yang dilewati Sinuhun Paku Buwono II beserta keluarga saat boyongan (pindahan) dari Kraton Kartasura yang hancur ke #Kraton #Surakarta Hadiningrat di Desa Sala pada 1744. Ketika kereta api mulai masuk dan melintas di jalan protokol #Solo pada 1923, kawasan ini pun berubah nama menjadi Pasar #Slompretan .

    Penjajahan Jepang 1942 - 1945 sempat membuat aktivitas pasar berhenti. Hidup susah menyebabkan masyarakat jual kain-kain bekas demi sesuap nasi.

    Dari sini muncul nama Pasar Klewer dari kata “kleweran” atau berjuntaian karena kain-kain lungsuran (pakaian bekas) dijajakan ala kadarnya, bahkan berjuntaian ke tanah. Biasanya kain yang dijual ditaruh di bahu para pedagang, baik pria maupun perempuan, sambil lalu lalang menawarkan dagangannya kepada orang yang melintas di jalan tersebut.

    Dulu, sebelum mengisi Pasar Slompretan, para pedagang kain tersebut berada di Banjarsari, tepatnya berada di sebelah selatan Kantor PDAM lawas.

    Karena Pasar Slompretan kelihatan sepi dan tidak terawat, pemerintah kala itu memindahkan pedagang yang “kleweran” ke pasar tersebut. Mengingat yang pindah tersebut kebanyakan pedagang kain yang “kleweran” maka Pasar Slompretan ganti nama menjadi Pasar Klewer.

    Sejak dibangun dua lantai dan diresmikan Presiden Kedua Republik Indonesia Soeharto pada 9 Juni 1971, Pasar Klewer menjelma menjadi pusat grosir #tekstil dan #batik terkenal di Indonesia. Di 2.062 kios dan lebih dari 500 oprokan atau los, kala itu pengunjung leluasa memilih batik tulis dan cap khas Solo.

    Pasar yang 27 Desember 2014 terbakar habis, kini sudah selesai dibangun lagi dan sudah beraktivitas normal.

    #solozamandulu
    #tropenmuseum
    #kitlv
    #gahetna
    #fotolawas
    #fotojadul
    #vintagephoto
    #situsbudaya .id
  • 698 12 27 December, 2018

Latest Instagram Posts

  • Al eeuwenlang inspireert de bedevaart naar Mekka veel kunstenaars en vorsten tot het (laten) maken van schitterende objecten. In de tentoonstelling ‘Verlangen naar Mekka’ in het @tropenmuseum zijn meer dan 300 aansprekende stukken bijeengebracht uit belangrijke islamitische kunstcollecties. Met een grote verscheidenheid: van de 10e eeuw tot nu, van China en Indonesië tot Turkije en Marokko.

Beeld en vormgeving: @tropenmuseum
  • Al eeuwenlang inspireert de bedevaart naar Mekka veel kunstenaars en vorsten tot het (laten) maken van schitterende objecten. In de tentoonstelling ‘Verlangen naar Mekka’ in het @tropenmuseum zijn meer dan 300 aansprekende stukken bijeengebracht uit belangrijke islamitische kunstcollecties. Met een grote verscheidenheid: van de 10e eeuw tot nu, van China en Indonesië tot Turkije en Marokko.

    Beeld en vormgeving: @tropenmuseum
  • 48 2 17 April, 2019
  • Sebastian Masuda | ‘Colorful Rebellion – Seventh Nightmare’ @ #tropenmuseum
  • Sebastian Masuda | ‘Colorful Rebellion – Seventh Nightmare’ @ #tropenmuseum
  • 13 1 16 April, 2019
  • “A hunt based only on trophies taken falls far short of what the ultimate goal should be.”
•
Fred Bear
  • “A hunt based only on trophies taken falls far short of what the ultimate goal should be.”

    Fred Bear
  • 44 1 16 April, 2019
  • Sebastian Masuda, Colorful Rebellion- Seventh Nightmare.

Stepping into Japanese artist Sebastian Masuda’s installation Colorful Rebellion – Seventh Nightmare feels like stumbling into a wonderland that is simultaneously vividly bright, candy-sweet, and disorienting. In creating a world beyond fashion, popular culture and the imagery of the iconic Harajuku girl, the artist uses unconventional materials and colorful objects associated with child’s play to reveal the complexity, darkness, and obsessions composing his inner world. The immersive environment is a reinterpretation of the seven deadly sins, reappropriated to fit the contemporary Japanese subculture of Harajuku kawaii. “The majority of the time, these girls do not fit in with their classmates and community. Harajuku is not only a place where they can be different without consequence, it is also a place that provides fashion alternatives for girls to express dark emotions in flamboyant, alternative styles.” According to Masuda, his seven deadly sins are desire, future, illusion, destiny, trauma, reality, and self-identification.
--
#sebastianmasuda #colorfulrebellion #seventhnightmare #art #installation #masuda #tropenmuseum #cooljapan #amsterdam
  • Sebastian Masuda, Colorful Rebellion- Seventh Nightmare.

    Stepping into Japanese artist Sebastian Masuda’s installation Colorful Rebellion – Seventh Nightmare feels like stumbling into a wonderland that is simultaneously vividly bright, candy-sweet, and disorienting. In creating a world beyond fashion, popular culture and the imagery of the iconic Harajuku girl, the artist uses unconventional materials and colorful objects associated with child’s play to reveal the complexity, darkness, and obsessions composing his inner world. The immersive environment is a reinterpretation of the seven deadly sins, reappropriated to fit the contemporary Japanese subculture of Harajuku kawaii. “The majority of the time, these girls do not fit in with their classmates and community. Harajuku is not only a place where they can be different without consequence, it is also a place that provides fashion alternatives for girls to express dark emotions in flamboyant, alternative styles.” According to Masuda, his seven deadly sins are desire, future, illusion, destiny, trauma, reality, and self-identification.
    --
    #sebastianmasuda #colorfulrebellion #seventhnightmare #art #installation #masuda #tropenmuseum #cooljapan #amsterdam
  • 26 0 14 April, 2019
  • Bulma: sexy or sexist?
Bulma is one of the main characters in the popular Dragon Ball series, first launched in 1984. She is a teenage girl in a quest to collect all the Dragon Balls. She is regularly portrayed as an object of lust. There is a term in manga and anime for the surreptitious glimpse of a panty or cleavage: fan service. Male characters eye Bulma lasciviously. But she is more than just sexy; she is also highly intelligent. Which is what makes her such a fascinating character, watched, admired, bought and imitated worldwide.
--
#bulma #cooljapan #tropenmuseum #amsterdam #netherlands #holland #dragonball
  • Bulma: sexy or sexist?
    Bulma is one of the main characters in the popular Dragon Ball series, first launched in 1984. She is a teenage girl in a quest to collect all the Dragon Balls. She is regularly portrayed as an object of lust. There is a term in manga and anime for the surreptitious glimpse of a panty or cleavage: fan service. Male characters eye Bulma lasciviously. But she is more than just sexy; she is also highly intelligent. Which is what makes her such a fascinating character, watched, admired, bought and imitated worldwide.
    --
    #bulma #cooljapan #tropenmuseum #amsterdam #netherlands #holland #dragonball
  • 20 1 14 April, 2019
  • Só o edifício onde se encontra este museu é majestoso: 3 andares e um salão magnífico, Tropenmuseum é um museu etnográfico que nos presenteia entre cada exposição com diferentes culturas, os seus povos e as suas tradições (ex.Nova Guiné, Meca, Indonésia). Contém muitos artefatos históricos, culturais e religiosos. A exposição sobre a Beleza da caligrafia do Médio Oriente é admirável.  Este museu também contém várias exposições temporárias, uma seção dedicada à escravatura, liberdade e outra sobre a história colonial da Holanda. A visita termina com uma exposição encantadora sobre o Japão . Um museu interativo que está  muito bem definido com muitas aprendizagens numa pequena viagem pelo mundo. #tropenmuseum #museums #amsterdammuseum #discoveramsterdam #travelblog #instago #art #culture #history #enjoylife #enjoysunday #worldhistory #amsterdam #netherlands🇳🇱 #travelgram #multiculture
  • Só o edifício onde se encontra este museu é majestoso: 3 andares e um salão magnífico, Tropenmuseum é um museu etnográfico que nos presenteia entre cada exposição com diferentes culturas, os seus povos e as suas tradições (ex.Nova Guiné, Meca, Indonésia). Contém muitos artefatos históricos, culturais e religiosos. A exposição sobre a Beleza da caligrafia do Médio Oriente é admirável.  Este museu também contém várias exposições temporárias, uma seção dedicada à escravatura, liberdade e outra sobre a história colonial da Holanda. A visita termina com uma exposição encantadora sobre o Japão . Um museu interativo que está muito bem definido com muitas aprendizagens numa pequena viagem pelo mundo. #tropenmuseum #museums #amsterdammuseum #discoveramsterdam #travelblog #instago #art #culture #history #enjoylife #enjoysunday #worldhistory #amsterdam #netherlands 🇳🇱 #travelgram #multiculture
  • 33 1 14 April, 2019
  • ➰What does it take to build a photo-expo?

The Freedom of Stories has traveled over 10 locations already. And every time is as exciting as it was the first time. Besides the practical challenges I most importantly always have enough passion!

More than enough to install the images and broadcast the photographers unique stories. Just love doing this! 
Curious about our next location? Stay tuned for more info.. 🔊📷 © WWW.FREEDOMOFSTORIES.COM #seeyousoon #exposition #photography #morocco #africaday #2019 #tropenmuseum
  • ➰What does it take to build a photo-expo?

    The Freedom of Stories has traveled over 10 locations already. And every time is as exciting as it was the first time. Besides the practical challenges I most importantly always have enough passion!

    More than enough to install the images and broadcast the photographers unique stories. Just love doing this!
    Curious about our next location? Stay tuned for more info.. 🔊📷 © WWW.FREEDOMOFSTORIES.COM #seeyousoon #exposition #photography #morocco #africaday #2019 #tropenmuseum
  • 19 0 14 April, 2019
  • "Sexy Robot"
It is entirely possible to evoke female shapes in polished aluminum. This is a robot, yet also human and elegant. Sorayama Hajime draws inspiration from traditional American pin-up girls. His work also raises questions about the future of sexuality between humans and machines. Perhaps this artwork has a soul and a personality, but the form is clearly an object of lust.
--
#tropenmuseum #netherlands #cooljapan #holland #sorayamahajime #sexyrobot
  • "Sexy Robot"
    It is entirely possible to evoke female shapes in polished aluminum. This is a robot, yet also human and elegant. Sorayama Hajime draws inspiration from traditional American pin-up girls. His work also raises questions about the future of sexuality between humans and machines. Perhaps this artwork has a soul and a personality, but the form is clearly an object of lust.
    --
    #tropenmuseum #netherlands #cooljapan #holland #sorayamahajime #sexyrobot
  • 15 0 14 April, 2019
  • Dust rising up in the air. You could see these dust storms everywhere! It made me realize how much is affected by the drought in Kenya. Not only the animals and the people but the landscape itself looks grim and unwelcoming.
  • Dust rising up in the air. You could see these dust storms everywhere! It made me realize how much is affected by the drought in Kenya. Not only the animals and the people but the landscape itself looks grim and unwelcoming.
  • 70 1 14 April, 2019
  • Cool Japan showcases the world’s fascination with all things Japanese. From Hello Kitty to samurai and from well-known Japanese horror to kawaii (‘cute’) fashion from the streets of Tokyo. Alongside other exhibits, the capital’s Tropenmuseum has added an installation by the Japanese artist Sebastian Masuda. The candy pink ‘Colorful Rebellion – Seventh Nightmare’ has previously been shown in Tokyo, New York and Miami. Now it’s on show in the Netherlands for the first time.
--
@tropenmuseum #tropenmuseum #amsterdam #cooljapan
  • Cool Japan showcases the world’s fascination with all things Japanese. From Hello Kitty to samurai and from well-known Japanese horror to kawaii (‘cute’) fashion from the streets of Tokyo. Alongside other exhibits, the capital’s Tropenmuseum has added an installation by the Japanese artist Sebastian Masuda. The candy pink ‘Colorful Rebellion – Seventh Nightmare’ has previously been shown in Tokyo, New York and Miami. Now it’s on show in the Netherlands for the first time.
    --
    @tropenmuseum #tropenmuseum #amsterdam #cooljapan
  • 22 0 13 April, 2019
  • 24 2 22 hours ago
  • 25 2 9 January, 2019
  • 19 1 30 December, 2018
  • 12 4 28 December, 2018
  • 25 4 23 December, 2018
  • 13 1 2 December, 2018